Sekian lama tidak pernah bermain dengan jaringan di karenakan sudah tidak layak lagi untuk bermain dan sekarang dijadikan layanan terpusat hanya satu server yang di gunakan di kampus jadinya tiap lab-lab tidak di perkenankan untuk memasang server sendiri tapi dari kebijakan tersebut tidak akan membatasi untuk belajar tentang jaringan. agar tidak lupa sedikit demi sedikit akan di tulis di blog ini, kali ini akan di tulis tentang DHCP server yang berjalan di ubuntu server.
dhcp server di ubuntu
DHCP (Dynamic Configuration Protocol) yaitu layanan pemberi ip secara otomatis kepada komputer yang memiinta. komputer yang memberikan IP di sebut sebagai DHCP server sedangkan komputer yang meminta IP di sebut sebagai DHCP Client. dengan demikian seorang administrator tidak perlu lagi memberi IP secara manual di tiap-tiap komputer tetapi cukup dengan memberi IP di DHCP server. itu konsep dasar dari DHCP server sekarang waktunya untuk praktikum....
sebelum konfigurasi server harus terinstall dhcp server biasanya waktu install server sudah ada rekomended untuk dhcp server, kalau install dan install pastinya sudah tau lah sekarang konfigurasinya :
letak dhcp server ada di
sudo nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf
maka akan keluar keseluruhannya
ddns-update-style none;
default-lease-time 3600;
max-lease-time 7200;
option domain-name-servers 208.67.222.222, 208.67.220.220;
# Deklarasi subnet dan alokasi utk klien
subnet 10.10.10.0 netmask 255.255.255.128 {
range 10.10.10.1 10.10.10.126;
option subnet-mask 255.255.255.128;
option broadcast-address 10.10.10.255;
option routers 10.10.10.1;
}
# Klien Lab SI diset fixed address
host labsi01 {
hardware ethernet 00:02:e3:2e:11:ee;
fixed-address 10.10.10.11 ;
}
host labsi02 {
hardware ethernet 00:02:e3:2e:11:54;
fixed-address 10.10.10.12 ;
}
dari baris diatas tidak usah di hiraukan pada baris subnet di karenakan pembahasan hanya dhcp server jadi lihat baris # Klien Lab SI di set fixed address, mungkin dari sintaknya sudah cukup jelas pada host pertama ada labsi01 yang mempunya hardware ethernet 00:02:e3:2e:11:54; dan di beri IP 10.10.10.11, begitu juga seterusnya.
setelah itu penentuan interface secara default edit di nano -w /etc/default/dhcp3-server
tinggal edit paling bawah
INTERFACES="eth1"
weih Faza makin pinter beginian
ReplyDeleteajarin Rusa donkkk :D
hehehe...
ReplyDeleteayok belajar bareng ama rusa :)
Em...... wah nambah ilmu dah. :D
ReplyDelete:D
ReplyDeletethank dah berkunjung
Kayaknya kurangan ini dech, bener gak ya?? (aku bingung)
ReplyDelete/etc/default/dhcp3-server
INTERFACES=”eth0″
tidak usah mas
ReplyDeletekalau interface server bisa di konfigurasi secara static di
sudo nano /etc/network/interface
lha iyo trus dhcp-server iku lak njaluk default interface ndekne jupuk paket nang ethernet piro toooo??
ReplyDeletetergantung ethernet servernya mas konfigurasi IP static server yah di /etc/network/interface...konfigurasi saya seperti ini
ReplyDeleteauto lo
iface lo inet loopback
auto eth3 //ethernet ke internet
iface eth3 inet static
address 10.2.1.212
netmask 255.255.255.0
gateway 10.2.1.1
auto eth4 //ethernet ke client
iface eth4 inet static
address 10.10.10.1
netmask 255.255.255.128
sedangkan untuk mendapatkannya seperti konfigurasi di atas
host labsi01 {
hardware ethernet 00:02:e3:2e:11:ee; //ethernet client
fixed-address 10.10.10.11 ; //IP yang akan di berikan di ethernet labsi01
}
semoga membantu
ow, lngsung mok fix nang konfig kunu ta,,,...bedo nak nu karo q...!!
ReplyDeletenek aku default ethernet buat dhcp server ambil packet lngsung tak msukkan sini,
/etc/default/isc-dhcp-server
hehehe...
ReplyDeleteberjuta cara menuju roma mas..:D